Semuanya mengucap terimakasih
Pada tuan tuan mereka yang memberi kasih
Atau pada puan puannya yang rela menyapih
Lain kepala lain yang diberi lirih
.
Pandanganku berkeliling berpendar
Tak menemukan yang pantas ‘tuk mendapat gelar
Sebab semuanya bubar memencar
Selalu sendiri hingga bergetar
.
Sang Agung memberi sinyal sunyi
Membisik pada siapa mesti diberi
Pada yang tak pernah berpaling meski tak pernah diberi hati
Sekujur bulu kuduk berdiri
Baru memahami bahwa segalanya adalah diri sendiri
Tak pernah marah walaupun selalu disakiti
Dibuat menderita meski selalu memohon henti
Menangislah hingga histeris mati
Bahwa dirikulah yang seharusnya ku beri apresiasi