Berita Kematian

/1

Telah diumumkannya melalui pengeras suara di selatan;

Perihal matinya tarian perayaan.

Lalu pada bakti sore tadi  pun;

Teriakan “ganyang upacara di utara!” terhimpun.

Malam yang  jelaga meraung durjana;

Lagi-lagi satu dua bahkan hingga berbelas belas budaya wafat;

Pamit atas bendera putih yang terkibar dari peperangan melawan golongan kuasa.

/2

Sang Ibu Pertiwi histeris mengiris;

Anak-anak rahimnya mulai tergerus;

Ia rawat dalam dekade hingga abad tak terbatas;

Hancur di jari jemantik para culas;

“Terlalu terbuka!” “Melenceng norma!” “Kafir!” “Menduakan Tuhan”

Menggonggong mereka para alergi budaya bak anjing gurun yang haus.

/3

Kepala Sabang hingga Merauke meriuh,

Pun isi dalam jemala sang ujung batas utara dan selatan pembatas negeri;

Mengutuk pada pembunuhan;

Sang tarian,

Khidmatnya upacara,

Dan satu dua bahkan belas khas lainnya.

Mencoba mempertahankan saudara kandungnya;

Sang pemberi indah penyejuk mata;

Penabur ragam yang mendalam;

Pada bumi sejuta bunga budaya.

Nb : Tulisan ini digunakan untuk seleksi DAC FK 27 Maret 2020 🙂

Diterbitkan oleh maladafii

Rasanya rancu bukan, melihat tulisan tulisan yang bertolak belakang dengan kepibradian?

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai