Hari ini aku sedang bersedih
Pada asap abu-abu yang menyelubungi seluruh tubuh
Mengikat, sesak, tak kasat mata, sungguh keruh
Jalan manapun enggan menyumbang arah ‘tuk pergi jauh
Aku diam, kepala serong kiri-kanan mengharap ada ruh
Bisa saja datang menolong atau malah membunuh
Kosong, hampa, tak temu siapapun untuk menaruh
Lama sekali sampai rasanya aku bisa mengajak malaikat bertaruh
Seberapa lama aku berdansa sendiri menunggu sang pengasih
Kemudian aku tidak ingin lagi bersedih
Aku ingin mati, memberi jeda lama pada tubuh.