Sebuah Puisi Kala Sepi Datang Memeluk Erat

Hari ini aku sedang bersedih

Pada asap abu-abu yang menyelubungi seluruh tubuh

Mengikat, sesak, tak kasat mata, sungguh keruh

Jalan manapun enggan menyumbang arah ‘tuk pergi jauh

Aku diam, kepala serong kiri-kanan mengharap ada ruh

Bisa saja datang menolong atau malah membunuh

Kosong, hampa, tak temu siapapun untuk menaruh

Lama sekali sampai rasanya aku bisa mengajak malaikat bertaruh

Seberapa lama aku berdansa sendiri menunggu sang pengasih

Kemudian aku tidak ingin lagi bersedih

Aku ingin mati, memberi jeda lama pada tubuh.

Diterbitkan oleh maladafii

Rasanya rancu bukan, melihat tulisan tulisan yang bertolak belakang dengan kepibradian?

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai