Racauan Satu Ramadhan

Berhitung, terkatung, tergantung

Lantunan harap atas bantuan tenggelam

Matahari ditelan lahap jelaga

Kelam, malam, runyam

Apakah aku manusia?

Datang pada hidup

Namun berdamba pada kematian

Pergilah, semua yang datang enyahlah

Aku adalah Hiroshima pada empat lima

Tenang, lalu luluh lantak kemudian.

13.04.21

Diterbitkan oleh maladafii

Rasanya rancu bukan, melihat tulisan tulisan yang bertolak belakang dengan kepibradian?

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai