‘Dia menggunakan Bahasa Inggris, caranya menyembunyikan kedukaannya. Namun bagiku itu tidak berhasil.’
Arsip Penulis:maladafii
Letting Go
Trigger warning: Suicide, Depression, Death.
Erotis
Maukah kau bercinta dengan seluruh kegelapan diriku?
Racauan Satu Ramadhan
“Aku adalah Hiroshima pada empat lima”
Aku Ingin Kau
Aku ingin tenggelam dalam ceruk tubuhmu yang harumnya menguar hingga tercipta memoar. Mengucap angan yang terbang melalang buana di ruang angkasa dengan lengan yang mendekap nyaman. Atau berbagi hangat dalam senyap meski kadang senyum tiba-tiba merayap. Aku ingin kau begitu dalam sampai rasanya sang waras memilih berpamit undur diri. Aku ingin kau. Begitu dalam. NamunLanjutkan membaca “Aku Ingin Kau”
[Publikasi] Aku Melawan Ruang
Hula halo hai! Jujur rasanya agak kaku untuk mulai menulis di blog ini karena sudah terlampau lama sekali sejak terakhir aku meninggalkan jejak di sini. Ya maklum, ketika kuliah masih berlangsung diriku sama sekali tidak memiliki ide apapun untuk menulis (ya sampai sekarang sih…) Tapi aku rindu sekali menulis disini (ini serius lho) ya tapiLanjutkan membaca “[Publikasi] Aku Melawan Ruang”
Hidup dalam Labirin dan Mengejar Mentari
Matahari tidak pernah berhenti bersinar meski siang dan malam selalu hadir, sama seperti harapan akan masa yang lebih baik akan selalu hadir meski keadaan selalu berganti antara baik atau buruk.
Sebuah Puisi Kala Sepi Datang Memeluk Erat
Lama sekali sampai rasanya aku bisa mengajak malaikat bertaruh
Pamit.
“Aku tidak bisa melanjutkan ini,” katanya saat itu.
“Kita bahkan tidak memulai apa-apa,” jawabku. Tentu saja kami masih hanya sebatas seorang teman, tidak ada lebih dari itu.
Resensi Buku “Membunuh Hantu-Hantu Patriarki”
Judul buku : Membunuh Hantu-Hantu Patriarki Penulis : Dea Safira Penerbit : Penerbit Jalan Baru Jumlah halaman : x + 196 halaman Tahun terbit : 2019 Buku “Membunuh Hantu-Hantu Patriarki” merupakan salah satu dari banyaknya buku yang membahas tentang feminisme; sebuah gerakan yang menuntut persamaan hak antara laki-laki dengan perempuan. Feminisme yang selamaLanjutkan membaca “Resensi Buku “Membunuh Hantu-Hantu Patriarki””